laporan praktikum biologi
pembahasan
1.1 Pengertian dan Contoh Ekosistem Buatan
Meski demikian, dalam
ekosistem buatan pun dapat muncul atau mengundang vegetasi atau hewan - hewan
liar (di luar kuasa manusia) yang akan mewarnai keragaman ekosistem buatan.
Ekosistem buatan mungkin memiliki keunggulan dalam sisi ekonomi, namun memiliki
kenekaragaman hayati yang rendah dibanding ekosistem alami.Ekosistem buatan
memiliki ciri-ciri yaitu komponen penyusun yang ada di dalamnya memperoleh
energi dari luar ekosistemnya, memiliki keanekaragaman hayati yang rendah,
serta hewan dan tumbuhan yang ada di dalamnya lebih banyak didominasi oleh
perlakuan manusia. Contoh ekosistem buatan misalnya , ekosistem sawah,
lingkungan pemukiman, dan ekosistem bendungan dll. .
A.ekosistem sawah

Ekosistem Sawah adalah salah satu contoh ekosistem buatan, karena sawah
merupakan tempat budidaya atau tempat bercocok tanam petani. Di dalam Ekosistem
Sawah ada dua bagian komponen yang menyusunnya yiatu komponen biotik dan
abiotik. Menurut peranannya dalam ekosistem, komponen biotik dibedakan menjadi
tiga golongan, yaitu produsen, konsumen, dan pengurai. Organisme yang berperan
sebagai produsen adalah semua organisme yang dapat membuat makanan sendiri.
Organisme ini disebut organisme autotrof, contohnya adalah tumbuhan hijau.
Sedangkan organisme yang tidak mampu membuat makanan sendiri (heterotrof )
berperan sebagai konsumen.
B. Lingkungan Pemukiman
![]() |
Permukiman adalah bagian dari lingkungan hidup
diluar kawasan lindung, baik berupa kawasan perkotaan maupun perdesaan yang
berfungsi sebagagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian
dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan (UU no.4 tahun
1992, tentang Perumahan dan Permukiman.
1.2 Pengertian dan Contoh Ekosistem alami
Pengertian dari
ekosistem alam adalah ekosistem yang terbentuk tanpa campur tangan dari
manusia. Mengapa tanpa campur tangan manusia? hal ini karena ekosistem alam
terbentuk oleh proses alam itu sendiri dan memerlukan waktu yang sangat lama.
Ekosistem alam dapat dibagi menjadi 2 jenis yakni ekosistem darat dan ekosistem
air.
·
Ekosistem
darat
Ekosistem
darat merupakan suatu
ekosistem yang sebagian besar komponennya berada atau berupa daratan. Ekosistem
darat dipengaruhi oleh iklim yang menyelimuti daratan tersebut, sehingga
masing- masing ekosistem di darat memiliki ciri khasnya tersendiri. Setidaknya
terdapat 8 ekosistem darat yang meliputi hutan hujan tropis padang rumput,
hutan gugur, tundra, sabana, gurun, karst dan taiga.
contoh
: ![]() |
Ekosistem air
Ekosistem
air disebut juga
ekosistem akuatik. Ekosistem air dapat diartikan sebagai ekosistem yang
sebagian besar komponennya berupa atau berada di perairan. Karena 2 per 3 bumi
merupakan perairan, maka bisa dikatakan bahwa ekosistem air adalah ekosistem
terbesar di bumi. Seperti halnya ekosistem darat, ekosistem air juga
dipengaruhi oleh iklim. Ekosistem akuatik ini terbagi menjadi 2 jenis yakni
ekosistem laut dan air tawar.
Contoh
:
2. Interaksi antar komponen
Semua makhluk hidup selalu bergantung kepada makhluk hidup yang lain. Tiap individu akan selalu berhubungan dengan individu lain yang sejenis atau lain jenis, baik individu dalam satu populasinya atau individu-individu dari populasi lain. Interaksi demikian banyak kita lihat di sekitar kita.
Semua makhluk hidup selalu bergantung kepada makhluk hidup yang lain. Tiap individu akan selalu berhubungan dengan individu lain yang sejenis atau lain jenis, baik individu dalam satu populasinya atau individu-individu dari populasi lain. Interaksi demikian banyak kita lihat di sekitar kita.
Interaksi antar komponen dalam komunitas ada yang sangat erat dan
ada yang kurang erat. Interaksi antar organisme dapat dikategorikan sebagai
berikut.

a. Kompetisi
merupakan interaksi antarpopulasi, bila
antarpopulasi terdapat kepentingan yang sama sehingga terjadi persaingan untuk
mendapatkan apa yang diperlukan. Contoh, persaingan antara populasi kambing
dengan populasi sapi di padang rumput.

b. Predasi
Predasi adalah hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator). Hubungan ini sangat erat sebab tanpa mangsa, predator tak dapat hidup. Sebaliknya, predator juga berfungsi sebagai pengontrol populasi mangsa. Contoh : Singa dengan mangsanya, yaitu kijang, rusa,dan burung hantu dengan tikus.
Predasi adalah hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator). Hubungan ini sangat erat sebab tanpa mangsa, predator tak dapat hidup. Sebaliknya, predator juga berfungsi sebagai pengontrol populasi mangsa. Contoh : Singa dengan mangsanya, yaitu kijang, rusa,dan burung hantu dengan tikus.

c. Parasitisme
Parasitisme adalah hubungan antarorganisme yang berbeda spesies, bilasalah satu organisme hidup pada organisme lain dan mengambil makanan dari hospes/inangnya sehingga bersifat merugikan inangnya. Contoh antara benalu dengan pohon mangga
Parasitisme adalah hubungan antarorganisme yang berbeda spesies, bilasalah satu organisme hidup pada organisme lain dan mengambil makanan dari hospes/inangnya sehingga bersifat merugikan inangnya. Contoh antara benalu dengan pohon mangga

d.
Komensalisme
Komensalisme merupakan hubunganantara dua organisme yang berbeda spesies dalam bentuk kehidupan bersama untuk berbagi sumber makanan; salah satu spesies diuntungkan dan spesies lainnya tidak dirugikan. Contohnya pohon sirih dengan pohon yang digunakan untuk rambatan.
Komensalisme merupakan hubunganantara dua organisme yang berbeda spesies dalam bentuk kehidupan bersama untuk berbagi sumber makanan; salah satu spesies diuntungkan dan spesies lainnya tidak dirugikan. Contohnya pohon sirih dengan pohon yang digunakan untuk rambatan.

e. Mutualisme
Mutualisme adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda spesies yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Contoh kupu – kupu dengan bunga pohon mangga untuk membantu penyerbukan.
Mutualisme adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda spesies yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Contoh kupu – kupu dengan bunga pohon mangga untuk membantu penyerbukan.
3. Daur karbon dan oksigen
Diagram dari siklus
karbon. Angka dengan warna hitam menyatakan berapa banyak karbon tersimpan
dalam berbagai reservoir, dalam miliar ton ("GtC" berarti Giga Ton
Karbon). Angka dengan warna biru menyatakan berapa banyak karbon berpindah
antar reservoir setiap tahun. Sedimen, sebagaimana yang diberikan dalam
diagram, tidak termasuk ~70 juta GtC batuan karbonat dan kerogen
Terjadinya proses timbal balik antara daur ulang respirasi dan
fotosintesis yang bertanggung jawab atas terjadinya perubahan dan pergerakan
utama karbon. Menurunnya fotosintesis dapat mempengaruhi naik atau turunnya
suatu gas CO2 dan O2 yang ada di atmosfer secara musiman. Siklus karbon sangat
dipengaruhi oleh oksigen dan fotosintesis. Daur karbon berada di empat tempat
yaitu geosfer atau di dalam
bumi,hidrosfer atau di air, atmosfer atau di udara, dan biosfer atau di dalam makhluk hidup.
Pencemaran
udara pada zaman era globalisasi ini berdampak pada peningkatan CO2 yang
masuk ke atmosfer.
Jenis
ekosistem darat yang saya bahas adalah bioma tundra. Bioma tundra ini bisa
dikatakan sebagai bioma yang paling dingin. Bioma tundra ini dipecah menjadi
dua macam, yakni tundra Arktik dan juga tundra Alpin. Tundra Arktik merupakan
tundra yang berada di daerah kutub utara atau Artktik, dan tundra Alpin
terdapat di puncak pegunungan yang tinggi, seperti di puncak pegunungan Jaya
Wijaya.
Bioma
tundra ini banyak kita jumpai di daerah kutub Utara atau Arktik, Siberia,
Finlanda, Rusia, dan juga Kanada. Bioma tundra ini merupakan ekosisten darat
yang mempunyai ciri- cicri sebagai berikut:
- Mengalami
musim dingin yang sangat panjang, hingga mencapai 9 bulan
- Mendapatkan sangat sedikit
radiasi sinar matahari ketuka musim dingin, sehingga terlihat gelap
- Mengalami musim panas selama 3
bulan saja
- Tumbuhan- tumbuhan mulai tumbuh
dan berkembang di musim panas ini
- Tanahnya ditutupi oleh salu-
salju yang mencaik ketika musim panas berlangsung
- Memiliki flora yang khas, yaitu
lumut sphagnum, dan lichen “reindeer”, pohon willow, birch, serta tumbuhan
berbiji pendek yang mana mempunyai masa perkembangan sangat singkat, yakni
2 bulan saja
- Mempunyai fauna yang khas juga,
yakni muskoxem (bison yang berbulu teba), reindeer atau caribou atau rusa
kutub, rubah, dan burung ptarmigan.
Itulah
beberapa ciri yang dimiliki oleh bioma tundra ini.
V. Kesimpulan
Hubungan antar makhluk hidup dengan
lingkungannya sangat erat dan saling ketergantungan, karena makhluk
yang satu membutuhkan bantuan makhluk lain. Makhluk hidup membutuhkan
lingkungan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidupnya.
Dari segi makanan ekosistem dibagi
menjadi dua, yaitu: (1)Organisme Autotrof, adalah organisme yang dapat membuat
makanan sendiri dengan memanfaatkan bahan organik yang terdapat di
lingkungannya; (2)Organisme Heterotrof, adalah organisme yang tidak dapat
membuat makanan sendiri dan mendapatkan makanannya dari makhluk hidup lain.
Berdasarkan terbentuknya, ekosistem
dibedakan menjadi dua, yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Selain itu,
ekosistem juga dapat berubah karena beberapa faktor yang mempengaruhinya,
diantaranya : gangguan alam, tindakan manusia, penggunaan pestisida yang
berlebihan dan sebagainya.
LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI TENTANG EKOSISTEM
I.
JUDUL
MEMAHAMI EKOSISTEM
II.
ALAT DAN BAHAN
·
ALAT TULIS
·
KAMERA
·
LINGKUNGAN SEKITAR
RUMAH DAN DATA PRIBADI
III.
LANDASAN TEORI
Ekosistem adalah suatu sistem di alam dimana
di dalamnya terjadi hubungan timbal balik antara organisme dengan organisme
yang lainnya, serta kondisi lingkungannya. Ekosistem sifatnya tidak tergantung
kepada ukuran, tetapi lebih ditekankan kepada kelengkapan komponennya.
Ekosistem lengkap terdiri atas komponen abiotik dan biotik. (Joko Waluyo,
2013:23)
Berdasarkan sistem energinya, ekosistem
dibedakan menjadi ekosistem tertutup dan ekosistem terbuka. Sedangkan
berdasarkan habitatnya, ekosistem dibedakan menjadi ekosistem daratan (hutan,
padang rumput, semak belukar, ekosistem tegalan) dan ekosistem perairan (tawar,
payau, asin). (Joko Waluyo, 2013 : 23)
Ekosistem terdiri dari komponen biotic dan abiotik,
1. Komponen Biotik
Biotik adalah mahluk hidup. Lingkungan biotic
suatu mahluk hidup adalah seluruh mahluk hidup, baik dari spesiesnya sendiri
maupun dari spesies berbeda yang hidup di tempat yang sama. Dengan demikian,
dalam suatu tempat , setiap mahluk hidup merupakan lingkungan hidup bagi mahluk
hidup lain. Komponen-komponen biotic terdiri dari berbagai jenis
mikroorganisme, jamur, ganggang, lumut, tumbuhan paku, tumbuhan tingkat tinggi,
invertebrate dan vertebrata serta manusia. (Diah Aryulina, 2004:268)
2. Komponen Abiotik
Abiotik adalah bukan mahluk hidup atau
komponen tak hidup. Komponen abiotik merupakan komponen fisik dan kimia tempat
hidup mahluk hidup. Contoj komponen abiotik antara lain suhu, cahaya, air,
kelembapan,udara, garam-garam mineral, dan tanah. (Diah Aryulina, 2004:268)




Komentar
Posting Komentar